Jumat, 28 Oktober 2011

Aku menulis untukmu.

Kamu yang tersenyum di sebrang sana, apakah itu senyum terindahmu?aku harap begitu.
Kamu yang pernah duduk manis di sampingku, Mencoret-coretkan penamu di lembar hidupku.
Kita yang sering bercengkrama tapi tak serius,
Entah engkau tak mau serius atau memang aku sungguh yang tak ingin serius. sepertinya aku.
Aku tidak ingat kapan kisah itu di mulai, tapi ujung ceritanya sudah sangat jelas bagiku.
Aku masih mengingat senyum itu, tawa itu, tangis itu.
Banyak hal yang pernah kutitip padamu, banyak hal yang kuingkari padamu dan selalu kututupi.
Ini bukan sebuah pengakuan dosa. Dan bukan juga curahan hati.
Semua telah berlalu, masa itu tak akan pernah terjadi lagi, kisah itu telah kita sudahi,
Kan hanya menjadi cerita peneman minum kopi di kala senja.
Tempat, waktu, dan tujuan kita sudah tidak sama lagi.
Ntah kapan kita kan bertemu lagi, malaikan-malaikat pun tak kan pernah tau itu.
Aku menulis ini bukan untuk kamu kenang, atau kamu pikiran kembali.ini bukan sebuah surat cengeng.
Aku menulis hanya untuk mengapresiasimu,
Bentuk terima kasihku atas waktu dan pengalaman berharga yang telah kamu berikan padaku,
Waktu-waktu yang kita lalui bersama.


Selamat atas pencapaianmu. Selamat jalan.

Yang kita ingin miliki belum tentu kita butuhkan, semua yang telah kita milikilah yang pasti sangat kita butuhkan




Semoga sukses didunia luar sana.
Salam hangatku.

Tidak ada komentar: